Rabu, 30 Mei 2012


Wajahmu
(Kitab Cinta Rumi)



Mungkin kau berencana pergi,
seperti ruh manusia
tinggalkan dunia membawa hampir semua
kemanisan diri bersamanya

Kau pelanai kudamu

Kau benar-benar harus pergi
Ingat kau punya teman disini yang setia
rumput dan langit

Pernahkah kukecewakan dirimu ?
Mungkin kau tengah marah
Tetapi ingatlah malam-malam
yang penuh percakapan,
karya-karya bagus,
melati-melati kuning di pinggir laut

Krinduan, ujar Jibril
biarlah demikian
Syam-i Tabriz,
Wajahmu adalah apa yang coba diingat-ingat lagi oleh setiap agama

Aku telah mendobrak kedalam kerinduan,
Penuh dengan nestapa yang telah kurasakan sebelumnya
tapi tiada semacam ini

Sang inti penuntun pada cinta
Jiwa membantu sumber ilham

Pegang erat sakit istimewamu ini
Ia juga bisa membawamu pada Tuhan

Tugasku adalah membawa cinta ini
sebagai pelipur untukmereka yang kangen kamu,
untuk pergi kemanapun kaumelangkah
dan menatap lumpur-lumpur
yang terinjak olehmu

muram cahaya mentari,
pucat dingding ini

Cinta menjauh
Cahayanya berubah

Ternyata ku perlu keanggunan
lebih dari yang kupikirkan

do'a ako untukmu (+_+)


※――※――※
Yaa... Allah..Aku berdo'a untuk seorang ikhwan yang akan menjadi bagian dari hidupku....Seseorang yg sangat mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang yg akan meletakkanku pada posisi dihatinya setelah Engkau dan Muhammad SAW.

S...eorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga untukmu dan orang lain

Wajah, fisik, status ataupun harta tidaklah penting.
Yang terpenting adalah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau.
Dan berusaha menjadikan sifat2 baikMu ada pada pribadinya.
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup Sehingga hidupnya tidak sia-sia..

Seorang yg memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang cerdas
Seorang yg tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormatiku
Seorang yg tidak hanya memujaku tetapi juga menasehatiku
Seseorang yang mencintaiku bukan karena fisikku, hartaku atau statusku melainkan karena Engkau...

Seorang yg dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seorang yg membuatku merasa sebagai wanita solehah ketika aku berada disisinya
Seorang yang sabar mengingatkan saat diriku lancang...

Yaa... Allah....Aku tak meminta seseorang yang sempurna
Hingga aku dapat membuatnya sempurna dimata-Mu...
Seseorang yg membutuhkan dukunganku sbg peneduhnya..
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya...
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya lebih hidup...

Aku tidak mengharap orang yang semulia Abu Bakar, atau setaqwa Umar, ataupun sekaya Abdurrahman bin auf, apalagi yang setampan Usamah Radhiyallahu...,,
Aku hanya mengharap seorang Ikhwan akhir zaman yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka..

Membangun keturunan yang sholeh, Membangun peradaban,
Dan membuat Rasulullah SAW bangga di akhirat...,Karena aku sadar,Aku bukanlah semulia Fatimah, tidak setakwa Aisyah,dan tidak secantik Zainab,apalagi sekaya Khodijah Radhiyallahuanha..,,Aku hanyalah seorang wanita akhir zaman Yang punya Cita-Cinta..

Yaa... Allah....Aku juga meminta,Jadikanlah ia sandaran bagiku

Buatlah aku menjadi akhwat yang dapat membuatnya bangga,,Berikan aku hati yang Sungguh mencintai-Mu sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh jiwaku..Berikanlah sifat yang lembut,sehingga auraku datang dari-Mu,Berikanlah aku tangan sehingga aku mampu berdo'a untuknya.

Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak kebaikan dalam dirinya,Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,Mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat,,

Dan bilamana akhirnya kami berdua bertemu,''Ya ALLAH Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat menambah akan kecintaanku padamu,yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna''

Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segalanya Indah pada waktu yang telah Engkau tentukan....Aamiin ya Robbal Alamin....

Ya Allah.


Ya Allah. . . . . . .
Kini aku datang menghadap kepada-Mu.
Setelah semua kecerobohan dan pelanggaran.
Ku mohon maaf. . . . . . .
Aku menyesal. . . . . . . . .
Dengan hati yang hancur dan luluh.
... Ku mohon ampun. . . .
Ku berserah diri. . . . . .
Ku akui segala kenistaanku.
Tiada kutemui tempat melarikan diri.
Dari dosa-dosa yang telah ku lakukan.
Tiada tempat berlindung.
Agar ku terlepas dari noda dan beban.
Melainkan Kau kabulkan permohonan ampunku.
Dan memasukan daku kedalam lautan kasih-Mu.

setiap nafasku..


setiap nafasku..

di dalam detak jantung

tak pernah aku meragu
...
hanya engkau yang di hatiku

berlelah-lelah dahulu

bersenang-senang kemudian

tiada suatu yang besar

tanpa perjuangan yang hebat,...

man jadda wajada, man jadda wajada

man jadda wajada, man jadda wajada

air yang mengalir jernih

tak akan keruh menggenang

jangan surutkan langkah

yakin dan penuh ketulusan

man jadda wajada, man jadda wajada

man jadda wajada, man jadda wajada...



siapa yang sungguh-sungguh dia kan berhasil

siapa yang sungguh-sungguh dia kan berhasil

malam berteman bintang

siang sang matahari

takkan ku patah arang

hadapi semua rintangan,,...



siapa yang sungguh-sungguh dia kan berhasil

siapa yang sungguh-sungguh dia kan berhasil

man jadda wajada, man jadda wajada

man jadda wajada, man jadda wajada....



siapa yang sungguh-sungguh dia kan berhasil

siapa yang sungguh-sungguh dia kan berhasil

siapa yang sungguh-sungguh dia kan berhasil

siapa yang sungguh-sungguh dia kan berhasil,..



man jadda wajada, man jadda wajada

man jadda wajada, man jadda wajada...

KISAH NYATA : MALAM PESTA SEORANG PENGANTIN WANITA


KISAH NYATA : MALAM PESTA SEORANG PENGANTIN WANITA
(Musti baca ! Jangan dilewatkan ...)

Bismillahirr Rahmanirr Rahim ...

Kisah nyata yang diceritakan oleh Syaikh Abdul Muhsin Al Ahmad ini terjadi di Abha, ibu kota Provinsi Asir Arab Saudi.

“Setelah melaksanakan shalat Maghrib dia berhias, menggunakan gaun pengantin putih yang indah, mempersiapkan diri untuk pesta pernikahannya. Lalu dia mendeng...ar azan Isya, dan dia sadar kalau wudhunya telah batal.

Dia berkata pada ibunya : “Bu, saya mau berwudhu dan shalat Isya.”

Ibunya terkejut : “Apa kamu sudah gila? Tamu telah menunggumu untuk melihatmu, bagaimana dengan make-up mu? Semuanya akan terbasuh oleh air.”

Lalu ibunya menambahkan : “Aku ibumu, dan ibu katakan jangan shalat sekarang! Demi Allah, jika kamu berwudhu sekarang, ibu akan marah kepadamu”

Anaknya menjawab : “Demi Allah, saya tidak akan pergi dari ruangan ini, hingga saya shalat. Ibu, ibu harus tahu “bahwa tidak ada kepatuhan kepada makhluk dalam kemaksiatan kepada Pencipta”!!

Ibunya berkata : “ Apa yang akan dikatakan tamu-tamu kita tentang mu, ketika kamu tampil dalam pesta pernikahanmu tanpa make-up?? Kamu tidak akan terlihat cantik dimata mereka! dan mereka akan mengolok-olok dirimu !

Anak nya berkata dengan tersenyum : “Apakah ibu takut karena saya tidak akan terrlihat cantik di mata makhluk? Bagaimana dengan Penciptaku? Yang saya takuti adalah jika dengan sebab kehilangan shalat, saya tidak akan tampak cantik dimata-Nya”.

Lalu dia berwudhu, dan seluruh make-up nya terbasuh. Tapi dia tidak merasa bermasalah dengan itu.

Lalu dia memulai shalatnya. Dan pada saat itu dia bersujud, dia tidak menyadari itu, bahwa itu akan menjadi sujud terakhirnya.

Pengantin wanita itu wafat dengan cara yang indah, bersujud di hadapan Pencipta-Nya.

Ya, ia wafat dalam keadaan bersujud. Betapa akhir yang luar biasa bagi seorang muslimah yang teguh untuk mematuhi Tuhannya!

Banyak orang tersentuh mendengarkan kisah ini. Ia telah menjadikan Allah dan ketaatan kepada-Nya sebagai prioritas pertama.

--- SubhanAllah...---

Kheemm


Kheemm…- Ingat-ingatlah kebaikan orang yang menyakiti kita. Sejahat-jahatnya anak Adam, percayalah, masih ada kebaikan di hatin...ya yang menjelma menjadi perbuatan baik yang menyenangkan kita. Inilah susahnya manusia, kalau ada salah dikiit aja, buyar semua deh kebaikan yang telah lalu. Nah, ingat-ingat tuh, masnya atau mbaknya dah baiik betul sama kita, jadi ga salah kalau kita memaafkan. ^^

- Jangan terlalu kagum. Aku dengar dari Murabbiyahku, bahwa bila kita menjadikan seseorang yang bukan Rasulullah dan Shahabat sebagai panutan secara berlebihan, maka ketika kita menemukan kekurangan di dirinya, rasa kagum itu akan serta merta hilang. Jadi, bertemanlah dengan teman apa adanya. Jadi ketika dia berbuat salah, kita ga sibuk sama sakit hati, tapi justru menasihati. ^^

- Sabar. Ikhlaskan. Lupakan. Jangan kebalik. ^^ Harus begitu urutannya, ya. Soalnya banyak orang bilang “lupa” berarti “sabar”. Ga gitu, ukh, akh. Rasulullah mengajarkan kita untuk ikhlas dulu, baru kemudian kita lupa. Kalau kita “maksa” lupa, hampir pasti rasa sakit masih tertinggal. Ingat, memaafkan tidak mutlak berarti melupakan kesalahan loh, tapi mengikhlaskannya dan berujung pada tidak mengingat-ingatnya. ^^b

- Berdoalah pada ALLAH. Nih haditsnya : “Duhai Yang Membolak-balikkan hati, kokohkanlah hatiku di dalam agama-MU” (HR Tirmidzi). Minta ALLAH membalikkan hati kita yang sakit itu untuk sehat dan segar kembali. Percayalah pada kekuatan doa, saudaraku. Ingat, orang yang paling lemah adalah yang meninggalkan doa. ^^

- Charge hati dan pikiran dengan ibadah, hal-hal yang bermanfaat. Misalnya, tilawah, qiyamul layl, senyum (Senyum saat susah tanda ketabahan), nulis (kayak aku, hehee), belajar, dst. Pokoknya cari kegiatan yang bikin kita sibuk, insya ALLAH kalau kita serius kita bisa lupa. ^^

- Ingat, “Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna” (Al-Mu’minun : 3). Kenapa? Karena sakit hati berlama-lama itu ga berguna, saudaraku. Buat apa sih dipertahankan? Mending diikhlaskan. Sebuah ikhlas, itu dah termasuk ibadah loh. ^^

- Bila sakit hati menyerang (kita tersinggung), tahanlah amarah bila khawatir akan terjadi. Tahan sekuat-kuatnya! Takutnya gara-gara marah kita memperburuk situasi. Bila kita ingin menasihati yang menyakiti kita, lakukan itu ketika esmosi kita bener-bener dah reda. Ada haditsnya : “Orang kuat adalah yang mampu menahan amarahnya.” (Shahih, tapi aku lupa perawinya siapa. ^^v)

- Tatalah hati. ^^ Jagalah hati, dandani ia, hingga hatilah yang pada akhirnya memaafkan. Maaf dan sakit hati ini kuncinya di hati, saudaraku. Bila dah mantap hati kita, insya ALLAH sesakit apapun, kita akan memaafkan. Sungguh, bersyukur sekali bila kita dikaruniai ALLAH sebuah hati yang tidak dapat membenci, sebuah hati yang murah sekali tuk memberi maaf. Subhanallaah, walaupun meminta maaf lebih mulia, tapi belajar memaafkan itu juga sangat indah..

“Barangsiapa yang ALLAH menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya DIA melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki ALLAH kesesatannya , niscaya ALLAH menjadikan dadanya sesak lagi sempit…” (Al-An’am : 125)

Pamungkas hari ini (Maaf nih, ngarang, hehe):

Mintalah pada-NYA petunjuk dan ketenangan, untuk hatimu yang hanya satu. Hingga tanpa tangis pun dikau mampu memaafkan. Hingga tanpa duka pun sakit hatimu segera sirna. Hingga tanpa peluh pun hatimu tak lagi mampu membenci.

Bila ALLAH sudah menghembuskan hidayah dan kedamaian di hati seorang muslim, maka ia takkan peduli dengan hinaan manusia. Yang ia pikirkan hanyalah bagaimana menjaga nama baiknya di hadapan ALLAH. Bila baik di hadapan ALLAH, maka dengan izin ALLAH baik pula ia di hadapan dunia. Subhanallaah.